Macam -Macam File Header Pada Bahasa C


File header yaitu file yang berisi deklarasi fungsi dan definisi konstanta. Beberapa file-judulsudah disediakan di C. File-file ini mempunyai ciri bereksistensi .h. file-file header ini biasanya dipanggilmenggunakan fungsi include. Fungsi include sendiri merupakan salah satu jenis pengarah praprosesoryang dipakai untuk membaca file-file header itu sendiri.Berikut ini adalah macam - macam file header yang umum digunakan dalam C++ :
<iostream.h> (input output stream)
File header yang digunakan untuk melakukan penginputan dan pencetakan, diperlukan padaprogram yang melibatkan objek coutPerintah yang digunakan adalah :
cin : untuk peginputan
cout : untuk pencetakan2.
<stdio.h>  (standart input output)
File header yang merupakan singkatan dari "standard input / output header", adalah headeryang berisi definisi makro, konstanta, dan deklarasi fungsi dan jenis yang digunakan untukberbagai standard input dan output operasi .Perintah yang digunakan adalah
scanf : untuk penginputan
printf : untuk pencetakan3.
<conio.h> (console input output)
file header yang digunakan untuk membuat teks antarmuka pengguna. Diperlukan bilamelibatkan clrscr( ),yaitu perintah untuk membersihkan layar.perintah yang digunakan adalah
clrscr( ) : untuk menghapus layar
getch( ) : untuk menahan tampilan output
<assert.h>  Berisi menegaskan makro, digunakan untuk membantu mendeteksi kesalahan logis dan jenis lain dari bug di versi debug dari sebuah program.
<ctype.h>  Berisi fungsi yang digunakan untuk mengklasifikasikan jenis karakter dengan mereka atau untuk mengkonversi antara atas dan huruf kecil dengan cara yang independen dari yang digunakan set karakter(biasanya ASCII atau salah satu ekstensi, meskipun implementasi memanfaatkan EBCDIC juga dikenal).
<errno.h>  Untuk pengujian kode kesalahan dilaporkan oleh fungsi perpustakaan.
<float.h>  Berisi konstanta didefinisikan menentukan implementasi khusus properti dari floating-point perpustakaan, seperti perbedaan minimum antara dua yang berbeda floating-point ( _EPSILON ), jumlah maksimum digit akurasi ( _DIG ) dan kisaran angka yang dapat diwakili (_MIN , _MAX ).
<setjmp.h>  Mendeklarasikan macro setjmp dan longjmp , yang digunakan untuk non-lokal keluar.
<signal.h>  Untuk mengendalikan berbagai kondisi yang luar biasa.
<stdarg.h>  Untuk mengakses berbagai jumlah argumen yang dilewatkan ke fungsi.
<stdbool.h>  Untuk tipe data boolean.
<stdint.h>  Untuk mendefinisikan berbagai tipe data integer.
<stddef.h>  Untuk mendefinisikan jenis yang berguna dan macro.
<stdio.h>  yang merupakan singkatan dari “standard input / output header”, adalah header yang berisi definisi makro, konstanta, dan deklarasi fungsi dan jenis yang digunakan untuk berbagai standard input dan output operasi
<stdlib.h>  Untuk melakukan berbagai operasi, termasuk konversi,pseudo-acak nomor , alokasi memori, kontrol proses, lingkungan, sinyal, pencarian, dan sortasi.
<string.h>  Untuk memanipulasi beberapa jenis string.
<tgmath.h>  Untuk tipe-generik fungsi matematika.
<time.h>  Untuk mengkonversi antara waktu berbagai format tanggal.
<wchar.h>  Untuk memanipulasi sungai lebar dan beberapa jenis string menggunakan karakter lebar – kunci untuk mendukung berbagai bahasa.
<wctype.h>  Untuk mengklasifikasi karakter lebar
<complex.h>  adalah file header yang mendefinisikan fungsi untuk aritmatika kompleks
<fenv.h>  adalah file header yang mengandung berbagai fungsi dan macro untuk memanipulasi lingkungan floating-point
<inttypes.h>  file header berfungsi mendefinisikan beberapa macro untuk digunakan dengan fungsi printf dan scanf, serta fungsi untuk bekerja dengan jenis intmax_t.
<iso646.h>  adalah header yang mendefinisikan beberapa macro yang memungkinkan programmer untuk menggunakan C bitwise bahasa dan operator logika, yang, tanpa file header, tidak bisa cepat atau mudah diketik pada beberapa keyboard non-QWERTY internasional dan.
<limits.h>  adalah file header dari perpustakaan standar bahasa pemrograman C yang mencakup definisi karakteristik dari jenis variabel umum
<locale.h>  adalah pemrograman bahasa C file header, digunakan untuk tujuan lokalisasi
<math.h>  berisi prototype fungsi untuk pustaka matematika
<string.h>  berisi prototype fungsi untuk pemrosesan string

Sumber : http://www.kampungtapsiun.com/2015/02/macam-macam-file-header-pada-bahasa-c.html
Read more ...

Pengenalan Bahasa C


Tahun 1978, Brian W. Kerninghan & Dennis M. Ritchie dari AT & T Laboratories mengembangkan bahasa B menjadi bahasa C. Bahasa B yang diciptakan oleh Ken Thompson sebenarnya merupakan pengembangan dari bahasa BCPL ( Basic Combined Programming Language ) yang diciptakan oleh Martin Richard.

Sejak tahun 1980, bahasa C banyak digunakan pemrogram di Eropa yang sebelumnya menggunakan bahasa B dan BCPL. Dalam perkembangannya, bahasa C menjadi bahasa paling populer diantara bahasa lainnya, seperti PASCAL, BASIC, FORTRAN.

Tahun 1989, dunia pemrograman C mengalami peristiwa penting dengan dikeluarkannya standar bahasa C oleh American National Standards Institute (ANSI). Bahasa C yang diciptakan Kerninghan & Ritchie kemudian dikenal dengan nama ANSI C.

Mulai awal tahun 1980, Bjarne Stroustrup dari AT & T Bell Laboratories mulai
mengembangkan bahasa C. Pada tahun 1985, lahirlah secara resmi bahasa baru hasil pengembangan C yang dikenal dengan nama C++. Sebenarnya bahasa C++ mengalami dua tahap evolusi. C++ yang pertama, dirilis oleh AT&T Laboratories, dinamakan cfront. C++ versi kunoini hanya berupa kompiler yang menterjemahkan C++ menjadi bahasa C.

Pada evolusi selanjutnya, Borland International Inc. mengembangkan kompiler C++ menjadi sebuah kompiler yang mampu mengubah C++ langsung menjadi bahasa mesin (assembly). Sejak evolusi ini, mulai tahun 1990 C++ menjadi bahasa berorientasi obyek yang digunakan oleh sebagian besar pemrogram professional.

C bisa disebut bahasa pemrograman tingkat menengah (middle level programming language). Arti tingkat (level) disini adalah kemampuan mengakses fungsi-fungsi dan perintah-perintah dasar bahasa mesin/hardware (machine basic instruction set). Semakin tinggi tingkat bahasa pemrograman (misalnya: java), semakin mudahlah bahasa pemrograman dipahami manusia, namun membawa pengaruh semakin berkurang kemampuan untuk mengakses langsung instruksi dasar bahasa mesin. Demikian juga sebaliknya dengan bahasa pemrograman tingkat rendah (misalnya: assembler), yang semakin sulit dipahami manusia dan hanya berisi perintah untuk mengakses bahasa mesin. Dalam perspektif mudahnya dipahami manusia, C bisa digolongkan dalam bahasa tingkat tinggi, namun C juga menyediakan kemampuan yang ada pada bahasa tingkat rendah, misalnya operasi bit, operasi byte, pengaksesan memori, dsb.

Beberapa alasan mengapa memakai bahasa C:

* C adalah bahasa pemrograman yang paling populer saat ini, Dengan banyaknya programmer bahasa C, membawa pengaruh semakin mudahnya kita menemukan pemecahan masalah yang kita dapatkan ketika menulis program dalam bahasa C. Pengaruh positif lain adalah semakin banyaknya kompiler yang dikembangkan untuk berbagai platform (berpengaruh ke portabilitas).
* C adalah bahasa pemrograman yang memiliki portabilitas tinggi, Program C yang kita tulis untuk satu jenis platform, bisa kita kompile dan jalankan di platform lain dengan tanpa ataupun hanya sedikit perubahan. Ini bisa diwujudkan dengan adanya standarisasi ANSI untuk C.
* C adalah bahasa pemrograman yang fleksibel, Dengan menguasai bahasa C, kita bisa menulis dan mengembangkan berbagai jenis program mulai dari operating system, word processor, graphic processor, spreadsheets, ataupun kompiler untuk suatu bahasa pemrograman.
* C adalah bahasa pemrograman yang bersifat moduler, Program C ditulis dalam routine yang biasa dipanggil dengan fungsi. Fungsi-fungsi yang telah kita buat, bisa kita gunakan kembali (reuse) dalam program ataupun aplikasi lain.

Sumber : http://gudang-sejarah.blogspot.co.id/2009/11/sejarah-bahasa-pemograman-c.html
Read more ...
mohon kritik dan saran yang membangun dari anda semua...!!!